CIREBON,fajarsatu.- Setelah kemarin diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, membuat satu jembatan di Kampung Sumur Wuni RT 02 RW 07 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon roboh diterjang derasnya aliran Sungai Kalijaga.
Salah satu warga yang ditemui di lokasi robohnya jembatan, Solihin mengatakan, robohnya jembatan terjadi pada Jumat malam pukul 20.30 WIB.
Saat robohnya jembatan membuat dirinya panik karena getaran saat robohnya jembatan sangat terasa, karena kediaman Solihin persis disamping jembatan tersebut.
“Saya kira ada gempa sampai saya ke luar rumah, gak taunya jembatan yang ada di samping rumah saya roboh. Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB,” jelas dia, Sabtu (8/2/2020).
Pelebaran jembatan, dijelaskannya, baru dilakukan sejak tahun lalu dan sebelumnya, menurut keterangannya, jembatan tersebut sudah mengalami keretakan namun tidak cepat untuk diperbaiki oleh pemerintah.
“Padahal sebelumnya sudah ada yang retak di bagian jembatan ini, keretakan itu juga sudah dikontrol sama pemerintah tapi gak cepat untuk diperbaikan,”ungkapnya.
Dijelaskannya, keretakan sebelumnya pun disebabkan oleh hantaman kencang dari derasnya arus sungai dengan ketinggian yang cukup tinggi.
“Retaknya jembatan disebabkan sama derasnya arus sungai, dan kemarin arus sungai lebih besar dari sebelumnya jadi jembatan udah kuat lagi nahan arus yang kuat itu,” bebernya.
Dengan putusnya jembatan ini, mengharuskan masyarakat memutar cukup jauh melalui satu jembatan lainnya.
Dirinya berharap agar pemerintah untuk dapat segera memperbaiki jembatan. Pasalnya jembatan tersebut menjadi andalan masyarakat dalam menjalankan aktifitas kesehariannya. (FS-7)