KEJAKSAN, fajarsatu – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon kembali menggiatkan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan menyasar gang-gang kecil khususnya yang ditemukan adanya pasien yang terpapar Covid-19.
Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (otan KPBD) Kota Cirebon, Agung Sedijono usai melepas kendaraan operasional untuk melakukan penyemprotan di halaman dalam Balaikota Cirebon, Jumat (3/7/2020).
“Kita juga prihatin, sebelumnya sempat landai bahkan tidak ada kasus positif kini ditemukan lagi ada yang positif terpapar Covid-19,” ungkap Agung.
Untuk itu, penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di mana pasien yang terpapar Covid-19 tinggal akan dilakukan hari ini.
Penyemprotan disinfektan ini dilakukan di RT 02 RW 03 Pamitran, Kelurahan Kejaksan, RW 02 dan RW 03 Kelurahan Kebonbaru, RT 06 RW 10 Karangsetra, Kelurahan Sukapura dan RT 06 RW 10 Kelurahan Sunyaragi.
Dengan penyemprotan di titik-titik dimana warganya ada yang positif Covid-19 secara psikologis diharapkan bisa membuat tenang warga. “Karena mereka sempat kaget gara-gara ada tetangganya yang terkena Covid-19,” ungkap Agung.
Penyemprotan menggunakan sebuah kendaraan operasional roda tiga yang didesain bisa masuk ke gang-gang dan jalan kecil. Kapasitas tangki mampu menampung 1.000 liter disinfektan dan menghasilkan semprotan yang lembut seperti asap.
Untuk warga yang menginginkan penyemprotan disinfektan karena di wilayahnya terdapat kasus Covid-19 menurut Agung tinggal menelpon call center 112.
KPBD Kota Cirebon siap membantu untuk melakukan penyemprotan. Disinfektan menurut Agung sebenarnya juga bahan yang ramah lingkungan, karena itu akan dilakukan penyemprotan saat ditemukan adanya kasus penambahan Covid-19 di suatu daerah tertentu. (irgun)