BEBER, fajarsatu – Pengelola tempat hiburan malam menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon yang bergerak cepat melakukan tes swab massal terhadap pekerja dan pemandu lagu menjelang pembukaan tempat hiburan malam pada 15 Juli mendatang.
Seperti apa yang diungkapkan oleh salah satu pengelola tempat hiburan malam Puri Pesona Hotel, Sudrajat saat ditemui ditempat tes swab massal pada Senin (13/7/2020) siang.
“Total yang dilakukan tes swab massal sekarang ini ada 140 orang khusus untuk karyawan non struktural pemandu lagu dan diantaranya pemandu lagu serta pekerja kita juga ikut serta lakukan tes swab massal,” ujarnya.
Masih kata dia, tes swab massal ini menjadi salah satu syarat dalam pemberlakuan new normal sebelum tempat hiburan malam dibuka kembali pada lusa mendatang.
“Tahapan syarat pembukaan kembali tempat hiburan malam bukan cuma hanya swab aja, kita juga memberikan surat pernyataan bersedia menjalankan protokol kesehatan secara periodik kepada pemerintah,” ucap dia.
Selain itu, mekanisme pengunjung akan diatur sedemikian rupa diantaranya melakukan tes suhu tubuh, pendataan dan diberikan hand sanitizer serta penyemprotan disinfektan bagi setiap ruangan tempat hiburan malam.
“Tempat kita siap lakukan persyaratan yang dikeluarkan oleh pemerintah sebagai langkah antisipatif penyebaran Covid-19,” bebernya.
Lanjut dia, untuk jumlah pengunjung pun diberlakukan pembatasan sebesar 50 persen dari jumlah total ruangan yang dimiliki.
“Dari ruangan yang akan dibuka nantinya kita semprotkan dulu disinfektan supaya steril pada saat ingin digunakan oleh pengunjung,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya mewajibkan bagi seluruh pemandu lagu untuk bisa mengikuti tes swab massal kali ini. Bilamana tidak hadir pada pemeriksaan tes swab massal saat ini, maka pemandu lagu harus melakukan tes swab secara mandiri sebagai syarat dibukanya kembali tempat hiburan malam.
“Kalau ada pemandu lagu yang gak datang sekarang, jadi dia (pemandu lagu) harus melakukan tes swab mandiri sebagai syarat dibukanya kembali tempat hiburan malam,” jelasnya. (dave)