LEMAHWUNGKUK, fajarsatu – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Cirebon melepas 130 ton bantuan kapal kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Bantuan berupa beras, sembako dan pakain layak pakai yang diangkut 13 truk itu dilepas Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herwati di halaman Kantor ACT Cabang Cirebon, Jalan Ariodinoto, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (25/1/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto, Danyon Arhanud 14, Sultan Kacirebonan, Camat Lemahwungkuk, Kapolsek Lemahwungkuk, Regional Head ACT Jawa Barat, Reno, Kepala Cabang ACT Cirebon, Ade Ruliy Supriatna dan undangan lainnya.
Usai pelepasan bantuan, Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herwati mengapresiasi kiprah nyata ACT dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan korban bencana alam, tidak hanya di wilyah Cirebon tetai juga di wilayah lain di Indonesia.
“Kegiatan kemanusiaan ini sangat luar biasa walaupun ACT di Kota Cirebon baru berdiri dua tahun tapi peran sosialnya luar biasa,” kata Eti.
Lanjutnya, bantuan 130 ton untuk korban bencana alam di Sulbar dan Kalsel ini merupakan sumbangsih para donatur di Wilayah III Cirebon. Ia berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban bencana alam.
“Tidak hanya bantuan global seperti sekarang ini, tetapi kiprah ACT di Kota Cirebon dan sekitarnya juga sudah terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik itu bantuan pangan maupun bantuan korban bencana banjir,” kata Eti.
Ia mengucapkan terima kasih kepada ACT dan para donatur yang telah ikut membantu masyarakat menyalurkan bantuannya melalui ACT Kota Cirebon.
Di tempat yang sama, Regional Head ACT Jawa Barat, Reno didampingi Kepala Cabang ACT Cirebon, Ade Ruliy Supriatna mengungkapkan, bantuan kemanusiaan ini merupakan tahap kedua dimana sebelumnya ditahap pertama sebanyak 10 truk sudah dikirim ke lokasi bencana alam di Sulbar dan bencana banjir di Kalsel.
“Kali ini untuk mengsukseskan kapal kemanusiaan bantuan ini akan dikrim ke Jakarta dan Rabu (27/1/2021) akan dilayarkan sebanyak 1.000 ton bantuan menuju Sulbar dan Kalsel. Insha Allah salah satunya kontribusi dari Wilayah III Cirebon yang tadi kita lepas bersama-sama sebanyak 130 ton bantuan kemanusiaan,” terang Reno.
Dikatakannya, ACT tidak hanya mmberikan bantuan ke Sulbar dan Kalsel saja, tetapi di Cirebon dan tempat lain di Jabar juga ACT membantu masyarakat terdampak musibah bencana, seperti bantuan korban banjir di Cirebon utara dan barat, tanah longsor di Sumedang dan Bogor.
“Gerakan gotong royong umat ini menjadi satu rangkaian gerakan bersama selamatkan bangsa dan saling peduli sesama,” ujarnya.
Pengumpulan bantuan 130 ton ini, lanjut Reno, tidak lama hanya dua pekan bahkan di Kota Cirebon sendiri kurang satu pekan. Artinya, kata dia, bangsa Indonesia merupakan bangsa gotong royong. Bangsa pahlawan dan bangsa relawan.
“Kegiatan bantuan bencana ini seluruh cabang ACT bergerak dari beberapa hari lalu semuanya mengirimkan bantuan, seperti dari Tasikmalaya, Garut, Bogor Depok dan daerah lainnya,” pungkas Reno. (irgun)