KAPETAKAN, fajarsatu – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Cirebon menyebakan sejumlah sungai meluap. Untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibar sungai meluap, Polsek Kapetakan Polres Cirebon melakukan pengecekan debit air sungai di wilkum Polsek Kapetakan, Sabtu (13/22021).
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan melalui Kapolsek Kapetakan, AKP Didi Setyadi mengatakan, kegiatan pengecekan debit air sungai dipimpin Ipda Sudirno bersama Aiptu Irvai, Bripka Yayang dan Bripka Retno S.
Lanjutnya, hasil pengamatan di lokasi Sungai Winong, Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Sungai Ciwaringin dan Sungai Kuista di Desa Kapetakan tidak ditemukan adanya peningkatan luapan.
“Namun debit air dan arus yang deras dimungkinkan disebabkan curah hujan tinggi yang menyebabkan kiriman air yang melalui sungai tersebut meluap,” ungkap Didi.
Dikatannya, dengan melaksanakan monitoring tanggap siaga bencana ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana dan mengurangi resiko dampak bencana jika terjadi banjir, karena intensitas hujan yang tinggi yang tidak menutup kemungkinan air sungai meluap yang menyebakan terjadinya banjir.
Tambahn Didi, langkah-langkah upaya yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, Muspika dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon terkait pembentukan pos penanganan bahaya bencana banjir.
Selain itu, imbuh dia, juga menyediakan fasilitas tempat pengungsian apabila air banjir memasuki pemukiman penduduk serta selakukan himbauan kepada warga masyarakat tentang bahaya penyebab banjir.
“kami juga melakukan patroli secara berkesinambungan di daerah lokasi rawan bencana banjir agar selalu terpantau setiap perkembangan pada saat curah hujan tinggi,” tutup Didi. (irgun)