LAMPUNG SELATAN, fajarsatu – Hari kedua Tim Explorasi Amazing Lampung Selatan Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA) berkesempatan stay di Minang Rua Beach, Rabu (1/7/2021).
Kondisi Minang Rua Beach yang berpasir putih dengan ombak yang relatif tenang sangat cocok untuk wisata keluarga.
Dihari pertama di Minang Rua Beach ini, tim berkesempatan untuk mereview beberapa fasilitas yang ada di Minang Rua Beach, salah satunya masalah akomodasi.
Akomodasi disini cukup layak dan berada tepat dibibir pantai Minang rua. Ada beberapa akomodasi yang siap untuk huni, dan tentunya berbeda beda kelasnya.
Tarif di sini cukup terjangkau ada yang satu malam satu rumah Rp 1,2 juta hingga satu kamar resort Rp 800 ribu.
Selanjutnya ada tim mengunjungi beberapa spot destinasi yang ada di wilayah Minang Rua Beach yaitu spot Green Canyon. Tim menyusuri garis bibir pantai pantai Minang rua (tracking) aktifitas tracking ini tidak cocok untuk wisatawan yang lanjut usia.
Selain menyusuri bibir pantai, aktifitas di Green Canyon ini sadalah Lompat Tarzan (Tarzan jumping). Tidak jauh dari Green Canyon ada spot snorkeling dan bisa melihat ikan nemo dan kerang kima.
Sesudah itu, di hari kedua ini tim IFTA terpencar ke beberapa titik dan beberapa kegiatan. Ada tim yang melanjutkan explorasi ke Gua Lalai. Gua Lalai ini cukup menarik sebagai objek foto hanya di luarnya saja karena tidak bisa ditelusuri. Karakter di goa ini tidak dapat dimasuk karena dapat mengganggu pernafasan karena bau yang sangat menyengat.
Perjalanan dilanjutkan ke air terjun Jamara. Air terjun Jamara ini salah satu potensi di area pantai Minang Rua Beach, bisa dimaksimalkan dengan salah satu caranya adalah menjaga kebersihan.
Disarankan, jika ingin berkunjung ke air terjun Jamara lebih baik di musim panas karena airnya lebih jernih dibanding musim hujan. Tracknya juga sangat cocok untuk pecinta tracking.
Acara selanjutnya ada workshop photography, etika dan perkenalan Demang tamu bersama teman teman pokdarwis, sharing berbagai teknik photography dan memanfaatkan sosial media untuk memaksimalkan promosi wisata dan story telling. (*)
Laporan : Andri Hermawan
Editor : Irgun