MAJALENGKA, fajarsatu – Warga Perumahan RT 14 RW 05 Perumahan Asabri Kelurahan Simpeureum, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka secara rutin memberikan bantuan sembako bagi warga yang tengah melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pengurus RT terhadap warga penyintas Covid-19.
Ketua RT 14 RW 05, Jejep Falahul Alam menuturkan, saat ini tercatat ada delapan warganya yang terpapar virus corona dari berbagai kluster. Saat ini dilakukan pengurus RT selain memantau perkembangan warganya, juga berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 baik di tingkat kelurahaan maupun kecamatan.
“Program bantuan sembako ini bukan dari APBD Majalengka maupun APBD Provinsi, tapi merupakan inisiatif pengurus RT dan musyawarah warga untuk membantu meringankan beban warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).
Menurut dia, bantuan yang diberikan itu berisi vitamin untuk memperkuat imun tubuh dan juga kebutuhan sembako untuk meringankan beban kebutuhan warga yang tengah menjalani Isoman.
Bantuan ini juga, lanjut dia, hanya sebatas pemicu warga lainnya ikut bisa bergotong royong membantu secara ekonomi dan bahu membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Dana bantuan pangan ini berasal dari iuran warga. Kami salurkan kembali untuk kepentingan warga, disamping kebutuhan lainnya seperti iuran sampah atau kebutuhan warga lainnya,”tuturnya.
Selain menyalurkan bantuan, lanjut dia, pihaknya saat mendorong warganya agar ikut melaksanakan program vaksinasi Covid-19, sebagai bentuk ikhtiar perang melawan virus corona.
“Cara yang paling efektif, menghentikan penyebaran virus corona itu, selain kebijakan pemerintah. Yang terpenting juga partisipasi warga agar tidak kendor menerapkan prokes Covid-19, memohon doa kehadirat Allah Swt, dan mengikuti program vaksinasi serta mentaati segala himbauan yang digulirkan oleh pemerintah, untuk kebaikan dan kesehatan bersama,”paparnya.
Pihaknya mengusulkan karena bantuan dari RT sifatnya tidak rutin. Pihaknya mengajak kepada pengusaha dan pemilik perusahaan termasuk BUMD untuk bergotong royong membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19, terutama kepada warga yang terpapar Covid-19 dan melakukan isoman karena di Kabupaten Majalengka saat ini ada banyak perusahaan atau pabrik.
Ia berharap, perusahan-perusahaan lain secara bertahap juga peduli untuk membantu warga Majalengka dalam rangka mendukung penanganan warga isoman.
Terlebih di perusahaan itu ada dana CSR, dana Isoman itu bisa disalurkan melalui satu pintu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka.
Nantinya, bantuan dan dukungan dari perusahaan- perusahaan tersebut juga akan didata, didistribusikan dan dipertanggungjawabkan melalui laporan yang disampaikan kepada masing-masing perusahaan yang telah ikut berperan. Sehingga ada transparansi dan keterbukaan.
“Intinya, kami mengajak semua perusahan yang ada di Kabupaten Semarang untuk peduli dan bersama- sama bergotong royong ikut mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan menguatkan berbagai langkah agar pandemi ini penyebarannya bisa ditekan dan bisa segera berakhir,” tandasnya.
Ketua RW 05 Perum Asabri, Herman Suherman menambahkan, bantuan juga selain berasal dari pengurus RT ada juga dari Satgas Covid-19 tingkat kelurahaan. Namun bantuan saat ini jumlahnya terbatas mengingat ledakan kasus Covid-19 hampir terjadi di setiap RT se-kelurahaan Simpeureum.
“Kami juga dari pengurus RW akan terus berupaya secara maksimal bersama- sama bergotong royong untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk dampaknya bagi masyarakat,” paparnya. (gan)