HARJAMUKTI, fajarsatu – Babinsa Kelurahan Kecapi Kodim 0614/Kota Cirebon, Serda Asep Hardiana bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kecapi Polsek Selatan Timur (Seltim) Polres Cirebon Kota, Aiptu Misro K menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak Covid-19, Rabu (28/7/2021).
Penyaluran bansos berupa delapan kantung beras masing-masing berisi 5 kg ini berlangsung di wilayah RW 02 Larangan Utara dan RW 03 Dukuh Semar, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon mulai pukul 09.30 wib hingga selesai.
Kepada fajarsatu.com disela-sela menyalurkan bansos, Babinsa Kelurahan Kecapi Kodim 0614/Kota Cirebon, Serda Asep Hardiana mengatakan, kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri sangat terlihat dari kerjasama dalam melakukan kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat.
“Dalam kegiatan bansos ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamuktu secara bersama-sama dan saling membantu mnyalurkan bantuan beras dari pemerintah untuk terdampak Covid-19 di dua RW di Kelurahan Kecapi,” kata Asep didampingi Misro.
Lanjutnya, penyaluran bansos ini meupakan bentuk perhatian dari pemerintah yang disalurkan melalui TNI-Polri bagi masyarakat akibat menurunnya daya beli masyarakat karena adanya Covid-19 dan dampak aturan PPKM Level 4.
Sementara, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kecapi Polsek Selatan Timur (Seltim) Polres Cirebon Kota, Aiptu Misro K menambahkan, pihaknya bersama TNI melaksanakan program berbagi kasih berupa penyaluran beras kepada masyarakat.
“Bantuan ini merupakan titipan amanah dari pimpinan kami untuk berbagi kasih dan meringankan beban masyarakat karena menurunnya penghasilan mereka akibat dampak Covid-19,” kata Misro.
Lanjutnya, selain menylurkan bantuan sosial, pihaknya juga memberikan himbauan untuk tetap mengikuti aturan PPKM Level 4 dan menerapkan protokol kesehatan dan 5M, yakni yakni memakai masker, menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.
“Sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon mengalami penyeketan dan penutupan hingga masa PPKM Level 4 diberlakukan. Hal ini untuk salah satu cara untuk mengurangi mobilitas masyarakat untuk memutuskan mata rantai Covid-19,” terang Misro.
Untuk menghindari kerumunan massa dan menerapkan protokol kesehatan, penyalauaran bantuan ini dilakukan dari rumah ke rumah (doo to door). (irgun)