MAJALENGKA, fajarsatu – Revitalisasi Pasar Sindangkasih yang berada di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka segera direalisasikan dalam waktu dekat ini. Hal ini ditandai dengan pembangunan pasar darurat mulai digarap oleh pihak pengembang.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman membenarkan, relokasi pedagang pasar Sindangkasih akan ditempatkan di lahan pasar lawas.
“Pemindahan sementara ini dilakukan pihak pengembang dengan tujuan agar aktivitas para pedagang tetap berjalan selama pembangunan Pasar Sindangkasih berlangsung,” katanya.
Berdasarkan pantauan fajarsatu.com di lapangan, saat ini lahan pasar lawas sudah mulai dikondisikan. Permukaan tanah di area tersebut sedang dilakukan pemadatan dan penataan untuk ruang petak lapak para pedagang.
“Jika berjalan lancar dan tidak ada hambatan, pembangunan pasar darurat tersebut bisa secepatnya selesai,” ujar Maman, Kamis (12/8/2021).
Terpisah, menurut Kuasa Direktur Utama PT Purna Graha Abadi, Dede Rizka Nugraha mengatakan, pihaknya mulai melakukan pembangunan lahan pasar lawas untuk dijadikan pasar darurat.
“Kami melakukan relokasi terlebih dahulu ke lahan pasar lawas mengingat faktor kebersihan, keamanan dan lain-lainnya agar aktivitas para pedagang lebih nyaman,” jelas Dede.
Lanjutnya, penetapan relokasi dan hal lain terkait pembangunannya pun sesuai prosedural hingga melibatkan dukungan serta partisipasi dari asosiasi para pedagang yang ada di Pasar Sindangkasih.
Saat ini, kata dia, area pasar lawas yang berada di pinggir ruas Jalan KH. Abdul Halim itu mulai dilakukan pemadatan tanah dan pengukuran untuk penataan kapling tempat sementara bagi para pedagang Pasar Sindangkasih yang direlokasi.
Pembangunan pasar darurat saat ini baru mencapai 20 persen dengan dilakukannya pemadatan tanah. Selanjutnya akan dilakukan pengecoran dan lapen untuk akses jalan masuk ke pasar darurat yang akan dibangun semi permanen.
“Ini menjadi acuan sekaligus untuk menjawab keraguan warga terhadap realisasi pembangunan pasar darurat dan revitalisasi Pasar Sindangkasih,” jelasnya.
Sementara, mengenai pembangunan pasar darurat itu sendiri ditargetkan selesai dalam kurun waktu 2 bulan dan 18 bulan untuk pembangunan pasar induk Sindangkasih.
“Alhamdulillah, antusias minat pedagang yang mendaftar untuk mengambil tempat atau ruko sangat tinggi,” tandasnya. (hen/gan)