KEJAKSAN, fajarsatu – Sudah dua pekan lebih, kasus dugaan pelecehan profesi jurnalis yang dilakukan oknum pejabat BBWS Cimanuk Cisanggaraung telah berjalan.
Bahkan yang terbaru, Satreskrim Polres Cirebon Kota telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi atas laporan yang dilayangkan Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon terkait kasus tersebut.
Namun sampai saat ini, pihak BBWS sendiri tidak pernah proaktif untuk berusaha menyelesaikan permasalahan yang dilakukan oleh salahsatu pejabatnya.
Ketua IWO Cirebon, Muslimin mengungkapkan, pihaknya mengaku kecewa atas sikap pimpinan BBWS Cimanuk Cisanggarung yang cenderung pasif.
“Pimpinan BBWS harusnya juga ikut bertanggungjawab atas kejadian ini, tidak bisa ini dijadikan sebuah persoalan pribadi. Karena yang bersangkutan, saat diperiksa oleh petugas menunjukn ID Card BBWS dulu,” kata Muslimin, Selasa (16/11/21).
Menurutnya, jika institusi BBWS diam maka dipastikan BBWS mendukung perbuatan yang dilakukan oknum tersebut. Pasalnya, IWO meminta agar BBWS mencopot jabatan oknum tersebut, agar tidak kembali terulang kejadian serupa.
“Kita juga tidak tahu apa yang sudah dilakukan oleh BBWS, dalam hal ini kepada yang bersangkutan. Sampai saat ini BBWS diam saja, jadi patut diduga BBWS melakukan pembiaran,” ujar Muslimin.
Ia menambahkan, jika dalam pekan ini BBWS masih belum memberikan tanggapan, pihaknya mengancam akan mengadukan kasus ini ke Kementrian PUPR.
“Jangan dianggap ini sebuah persoalan sepele, dia (terlapor) itu pejabat publik. Kalau sama wartawan saja berani berkata kasar, bagaimana kepada masyarakat,” pungkas Muslimin. (irgun)