MAJALENGKA, fajarsatu – Agenda anugerah pajak daerah yang secara rutin dilaksanakan setiap akhir tahun, merupakan bentuk penghargaan Pemkab Majalengka kepada wajib pajak yang betul-betul konsisten menunaikan kewajiban pajaknya kepada daerah.
Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi berharap, dengan adanya gebyar anugerah pajak daerah tersebut dapat menjadi motivasi kepada wajib pajak yang lainnya.
Diakuinya, dalam pencapaian target PBB pihaknya cukup terkendala beberapa waktu ini yang disebabkan dengan adanya imbas dari pandemi Covid-19.
“Jangankan mungkin bayar pajak, untuk kehidupan sehari-hari saja merasa kesulitan. Oleh karena itu kita pahami jika dalam pencapaian target hanya segitu,” katanya.
Namun Karna memandang, ketika situasi Covid-19 mulai landai, kemudian ekonomi mulai tumbuh dan berkembang serta masyarakat terbuka dalam berusaha, diharapkan trauma Covid-19 tidak terus berlanjut dan kembali kepada kehidupan semula. Terutama dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Jadi sebetulnya yang diperlukan yaitu kesadaran dari masyarakat bahwa pajak ini wajib ditunaikan, karena akan dikembalikan ke rakyat lagi seperti untuk Dana Desa, Siltap itu sumbernya dari pajak,” terangnya.
Terakhir, bupati mengajak sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama memiliki kesadaran dan kembali membangun Majalengka dari pendapatan asli daerah yang diandalkan seperti PBB atau sumber-sumber lainnya.
Pantauan di lapangan, saat pengundian hadiah berlangsung dilakukan oleh bupati dan wakil bupati serta Sekda Majalengka itu rata-rata para pemenang merupakan warga yang hanya memiliki beban wajib pajak kisaran puluh ribuan rupiah pertahunnya.
Tak tanggung-tanggung, apresiasi yang diberikan Pemkab Majalengka melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Majalengka kepada warga yang telah konsisten menunaikan wajib pajaknya itu mulai dari hadiah hiburan hingga sepeda motor. (hen)