CIREBON – Sedikitnya 457 siswa mengikuti acara Program Literasi Budaya dan Profesi Kota Cirebon kepada peserta didik dan masyarakat pada umumnya. Sebelum diberangkatkan dibuka Wali Kota Cirebon diwakili Sekretaris Daerah Agus Mulyadi di halaman apel Balai Kota Cirebon, Rabu (25/5/2022).
Proram Literasi Budaya dan Profesi untuk siswa mulai dari PAUD sampai dengan SMK program ini sebetulnya kolaborasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon.
Hadir para Kepala Dinas, Forkopimda, Sultan Keraton Kacirebonan dan yang mewakili dari Keraton Kasepuhan dan Kanoman.
Menurut Kadisbudpar, Agus Sukmanjaya, digelarnya acara ini sebagai edukasi bagi para siswa agar lebih tahu sejarah Cirebon
“Kemungkinan acara ini bisa berjalan seminggu sekali bahkan bisa saja tiap hari atas usulan dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Cirebon,” paparnya.
Untuk sekarang ini program literasi budaya dan profesi karena pertama kali ada dari mahasiswa, SMK Caruban Nagari, SDN Sadagori, SDN Ciremai Giri dan TK Mutiara Bangsa.
Ketiga Keraton yang akan jadi kunjungan literasi budaya ini yakni Keraton Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan.
“Alhamdulillah launching Program Literasi Budaya ini disupport juga oleh instansi terkait dan TNI juga Polri,” ujarnya.
Masih kata Agus, pihaknya melakukan ini arahnya adalah bagaimana anak kita itu lebih memahami lebih mengenal terkait dengan sejarah dan budaya yang ada di sekitar. Mereka mungkin selama ini kita banyak melihat anak-anak kunjungan wisata keluar daerah sementara di Cirebon juga belum begitu mengenalnya.
Mereka juga, tambah Agus, akan dipandu guide di dalam setiap mobil rombongan, sekaligus akan diberikan wawasan mengenai sejarah jalan-jalan yang dilewati seperti nama Jalan Siliwangi, Karanggetas dan lainnya.
Mereka di dalam perjalanan sambil nyanyi disampaikan edukasi yang mudah-mudahan bisa masuk ke mereka sebagai edukasi demikian juga mereka tidak hanya datang menyaksikan infrastruktur tapi disana ada interaksi baik melalui menari dan lainnya.
“Kolaborasi kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kemudian dari industri pariwisata karena disana kemudian ada karakter lain. Artinya memang kami melakukan ini lebih ke arah bagiamana anak-anak bisa lebih mengetahui sejarah dan budaya yang ada di Cirebon,” pungkasnya.
Sekda Agus Mulyadi mengangkat bendera di depan Balai Kota Jalan Siliwangi menandai dibeberangkatan siswa menggunakan belasan kendaraan dari Korem O63/SGJ, Arhanud, Polres Cirebon Kota dan instansi lainnya. (yus)