MAJALENGKA – Ketua Baznas Majalengka, H. Agus Yadi Ismail mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan yang telah menitipkan zakat profesi kepada Baznas sehingga kerja sama ini dapat kita salurkan sesuai sasaran.
Sampai saat ini Baznas Kabupatten Majalengka sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,4 miliar untuk pembangunan sarana ibadah, beasiswa , bantuan pendidikan dan yang lainnya.
“Baznas berkomitmen serta selalu adil dan amanah dalam penyaluran bantuan,” tegas Agus saat menghadiri kegiatan pembinaan sekolah penerima bantuan TIK dan BOS kinerja SD serta bantuan hibah pembangunan masjid SD dan SMP serta alat peraga IGTK dan HIMPUDI di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka di Gedung Nyi Rambut Kasih Pemda Majalengka, Kamis (13/10/2022).
Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi sangat mengapresiasi kepada Disdik Kabupten Majalengka dan kolaborasi Baznas Majalengka atas terselenggaranya kegiatan pembinaan sekolah penerima bantuan TIK dan BOS.
Menurut Karna, diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa memotivasi semangat belajar untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) serta bisa mencetak siswa yang berkompeten dan berprestasi.
“Bantuan pendidikan ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka,” tutur Bupati.
Kepala Dinas Pendidikan Kab Majalengka, Hj Lilis Yuliasih mengatakan, kegiatan pembinaan sekolah penerima bantuan TIK dan BOS kinerja yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut hasil verifikasi data dan validasi dari Kementrian Pendidikan. Pemberian bantuan tersebut untuk mendukung perkembangan dunia pendidikan di Kab Majalengka.
Disebutkannya, bantuan yang diusulkan Disdik ini untuk sarana dan prasarana berdasarkan hasil verifikasi dan validasi dari sekolah-sekolah , harapan dengan adanya bantuan yang mengalami peningkatan di tahun 2022 ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kab. Majalengka demi mewujudkan visi Majalengka Raharja.
Lebih lanjut Lilis mengatakan, pada 2022 ini bantuan untuk bidang pendidikan bersumber dari DAK dan DAU di antaranya untuk rehab gedung sekolah yang rusak sebanyak 101 bangunan. Selain itu sarana prasarana pembelajaran seperti bantuan TIK sebanyak 29 sekolah, sarana media pendidikan 12 sekolah dan 41 bantuan BOS kinerja.
“Dengan adanya bantuan sarana dan prasarana diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa pendidikan merupakan gerbang kemajuan negara dalam rangka menghadapi era digital serta mencetak anak didik yang unggul dan prestasi,” tandas Lilis. (gan)