CIREBON, fajarsatu.com – Paguyuban Urang Sumedang di Cirebon (Payung Suci) mengadakan acara halal bihalal yang dihadiri sedikitnya 100 anggota Payung Suci, di salah satu cafe di sekitaran Jalan DR Cipto Mangunkusumo, kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Minggu (14/5/2023).
Acara yang bertajuk “Pamatri Ajen Diri Pameungkeut Tali Silaturahmi” Silih Asah Silih Asih Silih Asuh. Ini salah satu filosofi sunda yang mengena karena dengan adanya tali silaturahmi sebagai pengikat dan memperpanjang usia dan akan terasa makna dengan adanya saling bantu dan tolong menolong kepada sesama.
Terlihat keakraban antara semua anggota tidak melihat kasta dan jabatan, tapi merata sebagai warga Cirebon yang berasal dari Kota Tahu Sumedang.
Hadir dalam acara halal bihalal tersebut, dihadiri para tokoh-tokoh diantaranya, Subardi Walikota Cirebon dua periode (2003-2013), Irjen Pol (purn) M. Tosin, AKBP Pol (purn) Nanang Suhendar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cirebon, Sutisna, Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon, Adam Nuridin, Kepala Cabang Bulog Cirebon, Imam Firdaus Jamal, Owner Radio Yusan Sumedang, Is Yusan, unsur TNI dan Polri juga sejumlah Ketua berbagai Paguyuban Cirebon yang ikut menghadiri acara halal bihalal Paguyuban Payung Suci ini.
Disela acara, Ketua Paguyuban Payung Suci, M Dany Jaelani, menyampaikan sangat berterima kasih kepada semua anggota Payung Suci yang bisa hadir di acara halal bihalal yang diadakan setahun sekali pasca Idul Fitri ini.
“Kegiatan ini dikemas dalam bentuk halal bihalal tujuannya, untuk mempererat tali silaturahmi, kami disini asal karuhun dan orangtua berasal dari Sumedang dan kami sebagai penerus keturunannya saat ini sudah jadi sebagain warga Kota dan Kabupaten Cirebon. Seperti pepatah dimana bumi dipijak disitu kita harus bisa menitipkan diri dan bisa guyub bermanfaat dan bisa bermasyarakat,” ujarnya.
Saat disingggung apakah ada kaitannya PC dengan konstalasi politik karena sekarang ini merupakan tahun politik jelang 2024. Hal ini ditepis keras Ketua PC Dany, dirinya di sini murni mempersatukan warga Sumedang yang ada di Cirebon dan dalam bingkai Paguyuban.
“Tahun politik ini tentu kami masyarakat kota Cirebon harus bersatu dengan perbedaan-perbedaan visi misi baik itu tokoh ataupun lainnya kami tidak bicara itu. Tapi satu kesatuan yang harus kita bangun adalah lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera untuk masyarakat itu intinya daripada halal bihalal ini, dan kami pun mengajak dari komunitas paguyuban lain yang ada di Kota Cirebon, maupun di Kabupaten dan Wilayah lll Cirebon,” ucapnya.
Dany bersyukur para tokoh yang undang baik itu langsung berhubungan dengan warga sebagai Paguyuban Payung Suci maupun di luar PC, karenanya bagaimana pun tokoh-tokoh itu adalah bagian cermin ataupun bahkan pejabat-pejabat teras yang ada di Kota dan Kabupaten Cirebon juga kita undang.
“Bahkan kami mengundang Pemerintah Kota, tujuannya adalah Bagaimanapun kita tidak bisa berjalan sendiri minimal bahwa kami bagian daripada pemerintah dan bagian dari masyarakat kota Cirebon,” katanya.
“Dengan adanya kolaborasi kerjasama yang baik kami bisa memposisikan diri dan berprestasi jauhnya kepada Pemerintah Kota khususnya, karena kami adalah merupakan bagian dari pemrerintahan kota maka wajib kita junjung tinggi untuk membangun pembangunan daerah yang kita cintai ini.” pungkas Dany.
Acara halal bihalal sampai akhir acara tetap khidmat dan disuguhi hiburan dan santap makan bersama.
Sumedang Tandang Nyandang Kahayang. Hibaaaaaaar !!! (yus)