CIREBON, fajarsatu.com – Hanya tinggal menunggu hari seluruh rakyat Indonesia, akan menentukan pilihannya, yakni pesta demokrasi melalui Pemilu yang akan dilangsungkan pada 14 Februari 2024 secara serentak.
Siang tadi di Jalan Siliwangi, puluhan relawan yang tergabung dalam Bintang Mercy Perubahan melakukan kampanye seraya mengajak masyarakat memilih pasangan No 1 AMIN sebagai calon presiden Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Berbagai cara dilakukan oleh relawan dalam meraih simpati masyarakat, salah satunya yang dilakukan Bintang Mercy Perubahan mensosialisasikan pasangan Capres dab Cawapres No 1 AMIN salah satunya melalui gowes tunggal dengan start berangkat pukul 14.00 Wib dari depan Gedung Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (5/2/2024).
Salah seorang warga Kota Cirebon yakni Rifki Hamdan dari Bintang Mercy Perubahan melakukan Gowes Politik pakai sepeda perjalanan yang akan dia tempuh selama empat hari dari Cirebon ke Jakarta.
Menurut Rifki, sebelum berangkat bersepeda seorang diri, dirinya akan singgah serta bermalam di beberapa kota. Di daerah itu, Rifki akan melakukan kampanye di tempat-tempat keramaian untuk mengajak masyarakat untuk mencoblos pasangan capres dan cawapres AMIN.
Ketua Presidium Bintang Mercy Perubahan, Mohamad Sukri mengatakan, Bintang Mercy Perubahan merupakan sebuah organisasi relawan para pemberontak Partai Demokrat.
“Kami sudah tidak cocok lagi di Partai Demokrat, tapi kami masih tercatat sebagai kader Partai Demokrat,” ujar Sukri kepada sejumlah awak media.
Masih kata Sukri, relawan Rifki Hamdan akan melakukan Gowes Politik dari Kota Cirebon menuju Markas Tim Kemenangan Nasional (Timnas) AMIN di Jakarta.
“Sesuai rencana pada hari ke-4 atau Jumat (9/2/2024), Jadi targetnya 4 hari Rifki bisa tiba di Jakarta Jakarta International Stadium (JIS) untuk mengikuti kampanye Akbar pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1,” jelasnya.
Rifki sendiri dalam melakukan gowes politik ini dengan niat ibadah untuk kampanyekan AMIN di jalan. Persiapan tidak ada yang istimewa, saya cuma persiapkan fisik agar bisa sampai ke Jakarta.
“Bintang Mercy Perubahan dibentuk oleh kader-kader Partai Demokrat yang kecewa terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang keluar dari koalisi perubahan,” tegasnya.
Karenanya, jelas Rifki dirinya kecewa dengan keputusan AHY, maka saya bergabung dengan Bintang Mercy Perubahan. Sampai hari ini saya masih pegang KTA Partai Demokrat.
“Bintang Mercy Perubahan itu isinya ada kader Partai Demokrat yang masih aktif dan yang sudah keluar,” pungkasnya.(yus)