SUMBER, fajarsatu – Masih adanya masyarakat yang datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon di tengah wabah covid-19, membuat Kepala Disdukcapil, M. Syafrudin menyampaikan beberapa kendala tersebut terutama dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
“Masyarakat masih ada yang datang ke disdukcapil walaupun jumlahnya sedikit,” kata Syafrudin saat ditemui diruangannya, Rabu (13/5/2020).
Lanjut dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi hanya saja keterjangkauan sosialisasi tersebut belum sampai ke seluruh lapisan masyarakat secara optimal.
“Sosialisasi sudah kami sampaikan, tapi sosialisasi itu belum sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Meskipun demikian, ia juga menjelaskan dengan karakteristik masyarakat yang beragam ditambah tingkat pendidikan yang berbeda maka kesadaran akan pentingnya kartu identitas belum menjadi hal yang di prioritaskan oleh masyarakat.
“Dengan beragam juga pemahaman terhadap pentingnya KTP di saat situasi yang memang tidak butuh KTP, itu yang membuat kepengurusan terhadap kartu identitas masih belum menjadi prioritas,” ucap Syafrudin.
Ia memastikan selama Covid-19 pihaknya masih tetap melayani pembuatan KTP setiap hari kerjanya. “Kita masih melayani pelayanan pembuatan KTP kok disetiap harinya,” kata Syafrudin.
Namun dengan adanya Covid-19 yang ditetapkan sebagai bencana nasional, pelayanan kepada masyarakat masih tetap diberikan Disdukcapil dengan memberikan layanan pencetakan KTP melalui online.
“Selama covid-19 kita ganti pelayanan tatap muka dengan layanan online,” jelasnya.
Dalam sehari selama Covid-19, diungkapkannya bisa mampu mencetak rata-rata 900 keping KTP elektronik bagi masyarakat.
“Selama covid-19 kita bisa mencetak 900 KTP elektronik dalam seharinya,” bebernya.
Selanjutnya bagi KTP yang sudah dicetak maka selanjutnya akan kirimkan ke kantor-kantor kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon. (dave)