SUMBER, fajarsatu – Dinas Kesehatan masih mendalami secara pasti apakah kasus ini bisa dikategorikan pada klaster baru atau tidak, mengingat jumlah kasus di lingkungan perkantoran Pemkab Cirebon kian hari terus bertambah.
Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, sejak pekan lalu hingga saat ini pihaknya menemukan sebanyak enam kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
“Enam kasus baru ini terdiri dari lima orang di kantor Dinas Kesehatan dan satu orang di kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD),” ujarnya, Senin (19/8/2020).
Untuk kasus terkonfirmasi positif di kantor BKAD, sebanyak 60 orang sudah dilakukan tes swab massal. “Untuk yang di BKAD kita sudah lakukan tracing kontak erat sebanyak 60 orang dan sudah kita lakukan tes swab massal,” kata Enny.
Diungkapkannya juga potensi transmisi di Dinkes akan sangat terbuka mengingat Dinkes hingga sampai sekarang masih memberikan pelayanan secara langsung.
“Meskipun adanya kasus positif di kantor kita, tapi kita akan selalu memberikan pelayanan akan tetapi ada beberapa bidang yang tidak melakukan pelayanan selama dua minggu ke depan,” bebernya.
Guna mengantisipasi penyebaran virus di kantor Dinas Kesehatan, sejak Sabtu lalu pihaknya sudah melakukan penyemprotan desinfektan terutama di ruangan pelayanan keuangan dan perencanaan.
“Kita juga akan melakukan swab secara rutin setiap bulannya, saya juga sudah memberikan tanggung jawab kepada kabid dan kasie maupun pegawai lainnya secara jujur bilamana melakukan perjalanan luar kota atau kedatangan keluarga untuk secepatnya melakukan swab,” terang Enny.
Sementara itu untuk kasus pertemuan di puskesmas, ditegaskannya bukan berarti adanya pertemuan karena seluruh laporan sudah melalui online.
“Meskipun demikian saya mengaku masih adanya interaksi secara personal dan untuk sementara waktu pertemuan personal pun harus sedikit dikurangi,” jelasnya. (dave)