KUNINGAN, fajarsatu – Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda membuka Kompetisi Futsal PCNU Cup antar Santri se-Kabupaten Kuningan di Lapangan Abah Madja Futsal, Rabu (28/10/2020).
Menurut Ridho, santri tidak hanya harus mengusai ilmu agama saja, namun santri juga harus mampu meningkatkan kualitasnya dengan menguasai teknologi.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-6 Tahun 2020 itu, Ridho memandang bahwa revolusi industri 4.0 dan era tranformasi digital membawa perubahan besar teknologi dalam tatanan masyarakat yang melanda semua sektor sosial, budaya dan ekonomi.
“Jadi para santri sekarang tidak hanya harus menguasai kitab kuning dan ilmu-ilmu agama lain, tapi justru sekarang santri itu harus melek teknologi digitalisasi. Santri itu harus bisa melihat jauh kedepan, karena kita dihadapkan dengan tantangan-tantangan yang nantinya membutuhkan keahlian-keahlian disisi digital atau internet,” ungkapnya.
Menurutnya, santri harus melek teknologi karena para santri berperan penting dalam pembangunan bangsa sejak awal terbentuk. Dalam sejarah bangsa, sambungnya, santri terlibat dalam pembangunan budaya, mencerdaskan bangsa melalui lembaga pendidikan, dan berjuang melawan penjajah.
“Di tengah revolusi industri 4.0, santri harus kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap nilai-nilai baru yang baik sekaligus teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai lama yang baik. Santri tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai muslim yang berakhlakul karimah. Mudah-mudahan juga kita dari pemerintah daerah bisa mensuport kegiatan para santri untuk bisa menuju santri yang mempunyai keilmuan teknologi yang tinggi,” tuturnya.
Terkait dengan kegiatan futsal yang dilaksanakan, Wabup menyampaikan apresiasi kepada PCNU sebagai penyelenggara, karena selain sebagai kegiatan olahraga bagi santri, menurutnya, futsal juga sebagai salah satu pengalihan kegiatan yang tidak positif. “Silahkan bermain futsal, silahkan berolahraga untuk menghindari hal-hal yang tidak berguna. Semangat, junjung tinggi sportifitas, raihlah kemenangan dengan cara yang sportif, karena kita harus menjadi juara yang sejati,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pertandingan Futsal PCNU Cup Antar Santri se-Kabupaten Kuningan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari (28-29 Oktober 2020) dan diikuti oleh 44 tim dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kuningan. (abel)