SUMBER, fajarsatu – Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, Pemkab melakukan melakukan penyemprotan disinfektan kesejumlah lokasi. Penyemprotan ini, dilakukan dengan menggunakan tangki gunner milik PMI Provinsi Jawa Barat, Selasa (24/11/2020).
Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi mengatakan, penyemprotan ini dirasa sangat penting dilakukan, disaat jumlah terkonfirmasi positif di Kabupaten Cirebon terus meningkat.
Imron menjelaskan, hingga saat ini, tercatat sebanyak 317 warga Kabupaten Cirebon yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 374 Isolasi Mandiri dan 130 Meninggal.
“Sedangkan 1204 terkonfirmasi positif lainnya, dinyatak sembuh dan selesai isolasi,” ujar Imron.
Imron juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Cirebon dan Jawa Barat, yang telah membantu Pemkab Cirebon dalam menangani Covid-19.
Menurut Imron, peran PMI sangat besar dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Karena bukan hanya masalah penyemprotan kali ini saja, tapi juga PMI sudah membantu pengobatan pasien Covid-19 dengan menggunakan plasma darah.
“PMI sudah berhasil untuk memproduksi plasma darah dan sudah digunakan,” kata Imron.
Ketua PMI Jabar, Irjen Pol Purn Adang Rochjana menuturkan, pihaknya memiliki dua alat spraying gun yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.
Dua alat tersebut sudah digunakan untuk melakukan penyemprotan, disejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk di Kabupaten Cirebon sendiri, rencananya penyemprotan akan dilakukan di Pasar Minggu Palimanan, Pasar Tegal Gubug, Pesantren Kempek dan alun-alun Ciledug.
“Kemungkinan hanya satu hari. Tapi kalau ternyata kurang, nanti bisa ditambah,” kata Adang.
Adang menyebutkan, lokasi yang akan dilakukan penyemprotan, bukan hanya untuk lokasi yang zona merah saja. Namun juga zona lainnya, termasuk zona hijau.
Karena menurut Adang, jika lalai dalam melakukan pencegahan diwilayah zona hijau, maka nanti bisa mengakibatkan zona tersebut berubah menjadi kuning atau merah.
“Yang merah kita atasi, yang hijau kita pertahankan,” kata Adang. (wan)