KUNINGAN, fajarsatu – Bupati Kuningan, H. Acep Purnama meresmikan Jembatan 45 RSUD 45 Kuningan di Area Parkir RSUD 45 Kabupaten Kuningan, Rabu (11/11/2020).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda dana jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan, Kapolsek dan Danramil Kuningan, pejabat struktural RSUD 45 Kabupaten Kuningan dan tokoh masyarakat.
Pembangunan Jembatan 45 merupakan kolaborasi antara RSUD 45 Kabupaten Kuningan dengan DPUTR terutama dalam perencanaan awal, yang selanjutnya RSUD 45 Kuningan berupaya sehingga dapat terselesaikan.
Hal ini menunjukan kontribusi yang besar di bidang peningkatan infrastruktur sebagai upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat selain pelayanan terkait kesehatan.
Ketersediaan prasarana fisik jembatan di RSUD 45 merupakan faktor penunjang yang mempunyai peranan penting dimana sebelumnya sering terjadi kemacetan di jalur masuk dan keluar RSUD 45 Kuningan, hal ini karena hanya ada satu jalur untuk akses masuk dan keluar RSUD 45.
Menurut Direktur RSUD 45, dr. Deki, angka 45 dari RSUD 45 merupakan simbol yang menyemangati tenaga medis sebagai pahlawan dan pejuang di bidang kesehatan, dengan jembatan 45 ini menjadi semangat juang, semangat perjuangan, dan semangat pengabdian dapat tertanam adi dalam jiwa.
“Saya ingin rumah sakit 45 ini menjadi rumah sakit terbaik di tengah tengah masyarakat di kabupaten kuningan, dan hal hal lainnya yang belum disempurnakan kita bisa sempurnakan kedepannya lagi,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Kuningan, Acep Purnama menyampaikan, apabila dihubungkan dengan akses dan kontinuitas layanan sangat tidak dianjurkan karena saat ada kegawat daruratan yang membutuhkan kecepatan dalam penanganan pasien akan terhambat dan hal ini mempengaruhi kecepatan mutu layanan pasien yang diberikan yang dikhawatirkan mempengaruhi keselamatan dan nyawa pasien.
“Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, dibangunlah jembatan penghubung antara RSUD 45 Kuningan dengan Jalan Puspa Lubis. Dengan pembangunan jembatan ini diharapkan pintu keluar RSUD 45 Kuningan diarahkan melalui jembatan dan langsung ke jalan Puspa Lubis,” ujarnya.
Acep berharap, dengan dibangunnya jembatan ini dapat memperlancar arus lalu lintas di lingkungan RSUD 45 Kuningan dan dapat dimanfaatkan sehingga apa yang diharapkan dapat diwujudkan sesuai dengan visi RSUD 45 Kuningan yaitu “Rumah Sakit Yang Bermutu Dan Pilihan Utama Masyarakat”.
“Sejalan dengan semangat kebersamaan dalam membangun, maka saya mengharapkan partisipasi dan peran aktif dari komponen dan elemen baik jajaran RSUD 45 maupun masyarakat yang terlibat dalam memelihara pembangunan,” kata Acep. (abel)