ARJAWINANGUN, fajarsatu – Ingin mematahkan calon Kuwu tidak harus orang kaya yang selalu banyak duit, Kasmin seorang yang berprofesi sebagai penarik becak mendaftarkan diri menjadi calon Kuwu Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon.
Menriknya, setelah melalui tahapan tes akademik, akhirnya Kasmin lolos seleksi dan ditetapkan menjadi calon kuwu dengan nomor urut 5.
Kasmin (49) warga Desa Jungjang, yang kesehariannya penarik becak biasa mangkal di Pasar Jungjang, dengan tekad yang kuat ingin merubah desanya agar lebih baik lagi, ia mulai mendaftar calon kuwu bersama delapan warga lainnya.
Delapan bakal calon kuwu (kepala desa) Desa Jungjang akhirnya terjaring. Karena bakal calon kuwu lebih dari lima orang, maka dilakukan tes akademik sehingga delapan bakal calon kuwu ini harus menjalani tes akademik.
Hasilnya, Kasmin berhasil lolos tes akademik dan berhak mengikuti tahapan berikutnya dalam Pilwu Serentak 2021 di Desa Junjang.
Salah seorang teman Kasmin sesama penarik becak, Sambudi menceritakan, kalau rekannya Kasmin ingin merubah pandangan kalau calon kuwu tidak harus orang kaya yang berduit.
“Bapak Kasmin ingin merubah pandangan kalau calon pemimpin (kuwu) tidak harus orang kaya dan Pak Kasmin juga ingin merubah kalau demokrasi pemilihan kepala desa tidak harus berbagi-bagi uang (money politic),” kata Sambudi kediaman calon kuwu Kamin, Rabu (27/10/2021).
Kasmin yang saat ini mendapat nomor urut 5 akan terus bertekad untuk maju menjadi kuwu, bahkan dukungan dari sesama penarik becak lainnya terus mengalir. Gambar dan baliho Kasmin pun kini mulai terpasang berkat hasil donasi teman-temannya.
“Kasmin rumah saja hanya ngontrak, namun dengan hasil menjadi penarik becak saat ini bisa menyekolahkan anaknya yang paling besar hingga tingkat sekolah menengah atas,” ujar Sambudi.
Sampai berita ini diturunkan, fajarsatu.com belum bisa bertemu Kasmin karena saat itu dirinya sedang berada di Pemda kabupaten Cirebon untuk melakukan deklarasi damai para calon kuwu se-Kabupaten Cirebon. (dan)