CIREBON – Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir ini menyebabkan dua desa di di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon tergenang banjir, Senin (10/1/2022).
Air sudah mulai berangsur surut pada Selasa (11/1/2020) pagi. Pada saat kejadian, ketinggian banjir sekira 30 cm hingga 80 cm.
Banjir ini disebabkan akibat intensitas hujan deras dan luapan air di Sungai Ciberes dan langsung merendam ratusan rumah warga.
Akibat banjir ini membuat ribuan jiwa terdampak dan ratusan rumah terendam akibat luapan air Sungai Ciberes.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengatakan, sedikitnya 2.770 jiwa terdampak banjir di dua desa tersebut.
“Air mulai surut Selasa dini hari sekira pukul 01.20 Wib,” ujar Alex pada sejumlah awak media.
Masih kata dia, ketinggian air di Desa Mekarsari sempat mencapai sepinggang orang dewasa. Begitu pun di Desa Gunungsari.
“Banjir di Kecamatan Waled terjadi di dua desa yakni Desa Mekarsari Blok Manis, Pahing, Pon, Kliwon dan Wage,” ungkapnya.
Sementara, masih kata Alex, di Desa Gunungsari terjadi di Dusun 1 sampai Dusun 4, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (10/1/2022) malam.
“Di Desa Mekaraari terdapat 348 rumah terendam dengan 380 kepala keluarga atau 1.520 jiwa yang terdampak,” terang Alex.
Sementara, lanjutnya, di Desa Gunungsari banjir membuat 725 kepala keluarga atau 1.250 jiwa terdampak dengan 350 rumah yang terendam.
Warga berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon, agar dapat mencari solusi mengenai banjir tahunan yang kerap terjadi di dua desa di Kecamatan Waled. (yus)