KUNINGAN – Salah satu Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Djafar menyerahkan satwa jenis Trenggiling ke Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Senin (7/3/2022).
Aktivis kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan TNGC ini mendapatkan Trenggiling dari dua orang yang dicurigai membawa Trengiling keluar TNGCuntuk dijual.
Djafar menjelaskan, saat dirinya menyusuri kawasan TNGC untuk memeriksa paralon air, saat itulah dirinya bertemu dengan dua orang tidak dikenal yang membawa karung kecil yang telah diikatkan menyerupai buntelan sesuatu. Karena curiga, Djafar dan temannya menanyai perihal karung yang dibawa dua orang tersebut.
“Kedua orang tersebut awalnya mengelak dan menyebutkan bahwa yang dibawanya hanya tunggak pakis untuk pot bunganya. Namun karena curiga, saya memintanya untuk menyerahkan karung tersebut. Saat karung tersebut diserahkan, langsung dibuka ternyta karung tersebut berisi trenggiling,” kata Djafar.
Ia menambahkan, saat akan ditanya perihal trenggiling tersebut, kedua orang itu langsung berlari karena ketakutan.
Dikatakannya, sebagai mitra TNGC dirinya tak berani melepaskan hewan Trenggiling tersebut sendirian.
Akhirnya, Djafar pun membawa trenggiling tersebut ke rumahnya dan langsung menghubungi Polhut TNGC.
Ia menyebutkan, trenggiling tersebut berjenis kelamin betina dengan bobot 6 kg dan diperkirakan umurnya dua tahun.
“Saya menghubungi pihak TNGC karena saya sebagai mitranya harus patuh dan taat terhadap aturan yang ada. Saya tidak berani melepaskan sendiri, karena takut menyalahi prosedur, makanya saya menghubungi pihak Polhut,” ujarnya.
Kepala Satgas Polisi Kehutanan TN Gunung Ciremai, Oman DP saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan hewan jenis trenggiling.
Dikatakan Oman, Djafar yang telah menghubunginya lewat whatsapp dan mengabarkan jika dirinya telah menemukan jenis Trenggiling dari blok Lambosir saat dirinya menyusuri blok tersebut bersama rekannya.
“Kami telah menghubungi pihak BBKSDA Jawa Barat untuk dilakukan pemeriksaan dan penyerahan terkait adanya penyerahan Trenggeling dari masyarakat ini. Kami belum tahu apakah akan langsung dilepaskan di wilayah TN Gunung Ciremai atau tidaknya, kami menunggu dulu dari pihak BBKSDA,” jelas Oman, Selasa (8/3/2022).
ditambahkannya, pihaknya sangat mengapresiasi atas bantuan mitranya yang telah bekerjasama dengan pihak TNGC yakni menyerahkan satwa jenis trenggiling ini.
“Kesehariannya, Djafar adalah sebagai petani dan pekebun namun saat waktu senggang beliau banyak berperan membantu Polhut dalam melakukan pengamanan kawasan,” tutupnya. (abel)