CIREBON, fajarsatu.com – Usman Efendi seorang petani dari Kabupaten Cirebon, berhasil menemukan dan mengembangkan varietas baru UFA 2 untuk menunjang ketahanan pangan nasional.
Padi varietas baru itu mampu tetap tumbuh di area pesawahan yang minim air dan panen yang lebih cepat. Panen raya kedua padi varietas baru UFA 2 ini menghasilkan 6,8 ton per hektarnya.U
Usman mengatakan, padi varietas UFA 2 ini mampu lebih cepat panen meski area pesawahan minim air dan hasil panen yang lebih melimpah.
“Varietas UFA 2 juga mampu memanen padi hingga tiga kali dalam setahun, dengan di dukung penggunaan pupuk semi organik,” ujar pria yang akrab disapa Abah Usman ini kepada puluhan awak media di lokasi panen raya di Desa Tegal Sari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (22/2/2023)
Lebih lanjut Abah Usman menambahkan, temuan padi varietas baru UFA 2 diharapkan dapat didukung pengembangannya oleh pemerintah dan mendapatkan hak paten.
“Jadi, petani bisa terus berkontribusi untuk meningkatkan hasil dan kualitas panen khususnya di kabupaten cirebon yang memiliki lahan baku 45 ribu hektar,” imbuhnya.
Hadir dalam acara panen raya tersebut antara lain, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi berserta Wakil Ketua DPRD Kabupate Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lili Eliyah, Dinas Pertanian diwakili Ketua PPK, Kepala Desa setempat, petani dan tokoh masyarakat.
Hj. Lili Eliyah mengungkapkan, kekagumannya atas temuan-temuan yang berasal dari para petani Cirebon ini, karena telah membuktikan dalam panen raya ini.
“Saya sangat mensupport dan mendukung penemuan serta percobaan-percobaan yang dilakukan Abah Usman, untuk memajukan dan meningkatkan produksi padi ini, ini sebagai bukti putera daerah bisa menemukan varietas padi unggulan dengan hasil yang maksimal dan bisa dijadikan sebagai pendukung ketahanan pangan nasional.” Ujar Lili Eliyah yang sudah tiga periode jadi Dewan di Kota Cirebon dari partai Golkar.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi, sangat mengapresiasi terhadap Abah Usman yang sudah mengembangkan varietas baru. Terobosan ini diharapkan dapat memberi manfaat kepada petani lain khususnya di Kabupaten Cirebon.
Hal yang sama juga dikemukakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon,Teguh Rusiana Merdeka, yang meminta agar ada pembinaan dari dinas terkait terhadap terobosan baru ini sehingga hasilnya bisa lebih maksimal lagi. Bahkan dirinya sudah mempersiapkan lahan tanah sekitar 10 hektar di Cirebon Timur untuk dijadikan pilot project guna pengembangan varietas UFA 2 tersebut.
Ketua Dewan Pakar Pertanian Kabupaten Cirebon, Dudi Setiawan yang ikut andil dalam program varietas UFA 2 tersebut, sangat berharap peran pemerintah kedepannya untuk ketahanan pangan nasional. (yus)