CIREBON, fajarsatu.com – Setelah menghadap Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Sate, para kuwu di Kecamatan Gegesik merasa senang, pasalnya solusi mengurangi genangan banjir di wilayah itu bisa dilaksanakan.
Setelah bertemu dengan Wagub Gubernur Jabar, pada Rabu (22/2/2023), para kuwu akhirnya merasa senang pasalnya setelah melakukan pertemuan mendapatkan respon baik hingga pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWSCC).
BBWSCC datang dengan membawa alat berat untuk melakukan normalisasi sungai-sungai di wilayah Kecamatan Gegesik.
“Setelah kita diundang Wakil Gubernur Jawa Barat, alhamdulillah dapat respon baik, akhirnya hari ini pihak BBWS datang dengan membawa alat berat untuk melakukan normalisasi sungai di Gegesik,” kata Kuwu Desa Sibubut sekaligus ketua FKKC Kecamatan Gegesik, Abidin, Kamis (23/2/2023).
Selain datang membawa alat berat, BBWSCC juga para pegawai UPT datang untuk membersihkan eceng gondok yang ada di Embung atau Long Storage Desa Sibubut, yang sudah puluhan tahun tak dibersihkan.
“Semoga program ini sampai tuntas, karena selain eceng gondok yang menyebabkan banjir juga sedimentasi sudah sangat tinggi, sehingga normalisasi sungai-sungai di Gegesik segera dilakukan,” papar Kuwu Abidin.
Long Storage Desa Sibubut bisa mengairi area sawah seluas 450 hektare, namun adanya eceng gondok sangat mengganggu jalan air hingga menimbulkan banjir.
Sementara Kepala BBWSCC Cirebon, Dwi Agus Kuncoro mengatakan, kalau alat berat sengaja diturunkan untuk normalisasi sungai dalam rangka mengurangi genangan banjir.
“Kita kerahkan alat berat dan semua UPT untuk membersihkan eceng gondok dan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada di Gegesik,” kata Agus.
Lanjutnya, pihaknya akan melakukan kegiatan ini selama 20 hari, karena selain membersihkan eceng gondok juga kita lakukan normalisasi sungai-sungai di wilayah Kecamatan Gegesik.
“Ini paling urgent yang harus kita lakukan saat musim banjir seperti sekarang, agar semua sungai-sungai di Gegesik dilakukan pengerukan,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan fajarsatu.com pada Senin (20/2/2023) lalu Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendatangi masyarakat Kecamatan Gegesik untuk mempertanyakan permasalahan banjir yang ada di wilayah tersebut dan setiap tahun selalu dilanda banjir hingga ratusan hektare harus gagal panen.
Pada pertemuan Wakil gubernur Jawa Barat dan masyarakat Gegesik mengungkapkan penyebab banjir adanya eceng gondok yang melanda sungai-sungai di Gegesik serta sidementasi yang sudah sangat tinggi hingga perlu melakukan normalisasi sungai-sungai di wilayah Kecamatan Gegesik. (de)