CIREBON, fajarsatu.com – Air bersih PDAM di wilayah Gegesik kembali bermasalah. Salah seorang warga Bayalangu Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jabar mengeluhkan saluran air PDAM yang ada di rumahnya belum ngucur tetapi anehnya tagihan sudah muncul hingga Rp 160 ribu.
Jabar menceritakan pada awalnya dirinya mendapatkan bantuan pemasangan baru saluran PDAM dari pemerintah pada Agustus tahun 2022 lalu,namun hingga sekarang air tidak pernah keluar, namun tiba tiba bulan Februari kemaren dapat tagihan hingga 160 ribu.
“Saya belum merasakan airnya dan kilometer (alat meteran air ) juga masih tertera Nol, tapi ko tagihan saya bulan Februari capai 160 ribu ini bagaimana,” katanya dikediamannya, Sabtu (25/3/2023)
Ia juga menjelaskan, bukan hanya dirinya saja yang kecewa tapi warga lain yang ada di blok Empat juga merasa kecewa.
Jabar menceritakan, sejak awal pemasangan pada tahun lalu, permasalahan PDAM Gegesik sudah ada masalah yakni setiap warga penerima bantuan pemasangan baru PDAM biaya gratis, namun kenyataan tetap penerima bantuan harus bayar.
“Sekarang masalah lagi warga belum merasakan airnya tapi tagihan sudah muncul hingga ratusan ribu,” ungkapnya.
Dikatakan Jabar, dirinya tidak mengerti kenapa tagihan sudah muncul sedangkan belum merasakan airnya, karena belum ngucur (belum keluar airnya).
“Alat pengukuran air (meteran air) juga terlihat masih Nol, karena airnya belum ngucur, namun tagihan sudah muncul hingga 160 ribu,” pungkasnya. (de)