SUMBER, fajarsatu – Melalui pemungutan suara (voting) di DPRD Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih akhirnya terpilih menjadi Wakil Bupati Cirebon, Rabu (2/12/2020).
Istri mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra ini mendampingi Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi ,M.Ag sebagai wakil bupati untuk masa jabatan 2019-2024. Sebelumnya, Imron naik posisi sebagai Bupati Cirebon menggantikan Sunjaya karena terjaring OTT KPK tahun kemarin.
Dalam proses pemilihan Wakil Bupati Cirebon tersebut, PDI Perjuangan sebagai partai pengusung, mengusulkan dua nama calon, yaitu Hj. Wahyu Tjiptaningsih dan Cunadi.
Sejak awal pencalonan, nama Ayu memang lebih banyak diprediksikan untuk memenangkan pemilihan ini. Hal itu kemudian dibuktikan, dengan hasil pemilihan yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
Dalam pemilihan tersebut, Ayu unggul jauh dari lawannya dengan mendapatkan dukungan sebanyak jumlah 36 suaram sedangkan Cunadi, hanya mendapatkan satu suara.
Dengan kemenangan tersebut, wanita yang akrab disapa Ayu ini nantinya akan menduduki kursi Wabup Cirebon hingga 2024 mendatang.
Proses pemilihan dihadiri sebanyak 49 anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Dari perhitungan suara tersebut, hanya 37 suara yang sah, sedangkan 10 suara lainnya tidak sah. Terdapat juga dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon, yang berhalangan hadir dalam pemilihan.
Dalam ksempata itu, Ayu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada dirinya, terutama kepada Ketua Umum PDI Perjuangan.
Ia mengaku siap untuk menerima segala saran dan masukan, untuk bisa ikut mendorong Kabupaten Cirebon menjadi lebih maju lagi.
“Saya mengharapkan masukan dan saran dari seluruj elemen masyarakat, untuk bisa membangun Kabupaten Cirebon lebih maju,” ujar Ayu.
Smeentara itu, Ketua Penitia Pemilihan Wakil Bupati Cirebon, Mustofa menuturkan, dengan berakhirnya pemilihan, maka berakhir pula tugas panlih.
Proses selanjutnya, yaitu pengurusan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan. Namun menurut Mustofa, hal tersebut bukan lagi merupakan tugas panlih, namun merupakan tugas DPRD.
Dengan lengkapnya pimpinan daerah di Kabupaten Cirebon, Mustofa berharap tugas yang dilakukan oleh pemerintah daerah bisa lebih maksimal lagi.
Selain itu, ia juga beraharap, sinergitas anatara pemerintah daerah dan DPRD untuk bisa lebih ditingkatkan lagi. Dengan harapan, penyelenggaraan pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan visi misi yang sudah direncanakan.
“Semoga dengan lengkapnya pimpinan daerah ini, visi dan misi Kabupaten Cirebon bisa terwujud,” ujar Mustofa. (wan)