MAJALENGKA, fajarsatu – Menjelajah wisata di Kabupaten Majalengka memang tak membosankan. Banyak destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi, mulai dari wisata alam maupun wisata kekinian. Pelancong tinggal memilih sesuai selera.
Salah satu destinasi wisata yang tidak pernah sepi pengunjung adalah Situ Cipanten. Objek wisata air yang berlokasi di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka ini terus berbenah dengan melakukan inovasi dengan membuat berbagai wahana kekinian.
Di lokasi yang dikelilingi pepohonan rimbun nan asri ini, pihak pengelola menambah wahana dan fasilitas pendukung lainnya. Di sana, pengunjung dapat mengelilingi situ (danau) dengan perahu biasa atau yang beberbentuk binatang dengan cara dikayuh atau digowes.
Pengunjung juga dapat berenang dengan menggunakan rompi pelampung agar tidak tenggelam saat berenang. Di tengah situ, ada spot selfi yang dihiasi kupu-kupu plastik, ada pula spot self beralas kayu menjorok ke tengah situ.
Yang terbaru, Situ Cipanten juga melengkapi wahana sepeda gantung. Dengan merogoh kocek Rp 20 ribu, pengunjung dapat bersepeda melayang di atas udara menyebrang satu sisi ke sisi situ lainnya.
Situ Cipaten memang sangat terkenal dengan keindahannya dan sangat alami dengan udara segar khas hutan kawasan pegunungan.
Situ Cipanten yang memiliki luas kurang lebih 1 hektare ini telah diresmikan sejak 1973. Dahulu kawasan tersebut hanya sebuah tempat pemancingan. Namun lama-kelamaan berubah menjadi tempat wisata yang banyak menarik wisatawan, baik dari Majalengka maupun dari luar Majalengka.
Tak heran jika week end atau libur panjang, wisatawan yang datang selalu penuh dan datang silih berganti. Tempat parkir yang luas pun tampak tidak muat lagi menampung parkir kendaraan roda empat yang berplat berbagai daerah.
Selain sebagai kawasan wisata, Situ Cipanten juga berfungsi sebagai pengairan pertanian bagi tujuh desa di wilayah di Kecamatan Sindang. Selain itu, budidaya perikanan pun menjadi ladang mata pencaharian utama warga sekitar Situ Cipanten.
Kondisi alam yang sejuk ditambah jernihnya air Situ Cipanten membuat pengunjung enggan pulang.
Untuk memasuki Situ Cipanten, setiap pengunjung akan dikenakan tiket masuk Rp 5 ribu perorang plus biaya parkir Rp 5 ribu untuk sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk mobil.
Yang menarik dari kawasan ini, dalam kondisi cuaca cerah, air Situ Cipanten seakan membiru dan sangat jenih hingga terlihat dasar situ yang berkedalaman sekitar dua meter tersebut. Tak puas memandang telaga biru, banyak pengunjung yang menceburkan dirinya, berenang diantara beningnya air Situ Cipanten.
Untuk memanjakan para pengunjung, pengelola wisata yang diserakan ke karang taruna setempat melakukan beberapa inovasi yang menarik.
“Inovasi ini supaya pengunjung punya kesan dan kenangan indah,” kata Yosep salah satu penggiat wisata, yang juga Ketua Karang Taruna Mangun Jata Desa Sindang, Minggu (25/10/2020).
Disebutkannya, keberadaan Situ Cipanten yang dahulu hanya dikenal sebagai waduk buatan dan sarana cadangan air di saat kemarau, kini fungsi lainnya sebagai salah satu destinasi wisata alam yang banyak dikunjungi banyak wisatawan.
Menurut Yosep, potensi wisata alami kini banyak dilirik wisatawan yang haus akan suasana alam yang sejuk dan indah serta punya keunikan tersendiri. Visit Majalengka semakin menjadi-jadi jika setiap desa punya wisata unggulan yang dapat menghipnotis para traveler.
“Untuk pengembangan wisata kami mengajak desa setempat bisa mendorong dana desa dapat membantu penyediaan sarana fisik berupa jembatan gantung dan paving block. Saya yakin dari wisata bias jadi magnet ekonomi rakyat,” terangnya.
Bagi pengunjung yang buta menuju ke talaga biru nan eksotis ini, banyak alternatif jalan yang bisa ditenpuh. Dari arah Cirebon pengunjung dapat menempuh jalur Rajagaluh-Sindang-Garawastu hingga mentok dipertigaan sebelum kantor Kecamatan Sindang. Hanya butuh lima menit, Anda akan tiba di pintu masuk Cipanten.
Jalur lainnya dari arah Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji-Sindang menuju arah Rajagaluh-Majalengka. Tiba di pertigaan sebelum Pasar Tanjungsari, ambillah jalan belok kiri menuju arah Kantor Kecamatan Sindang. Sekitar 20 menit Anda sampai di lokasi.
Satu yang harus diperhatikan, jalur menuju situ merupakan jalan menanjak dan berkelok. Pengunjung harus ekstra hati-hati karena tanjakan dan turunan pun sangat tajam. Apalagi di musim penghujan saat ini, banyak jalan licin.
Tetap fokus agar pengunjung sampai di tempat tujuan dengan selamat. Selamat menikmati keindahan alam Situ Cipanten. (irgun/ganjar)