Saat Purnama Pergi
Karya Vian S.
Sudah berapa purnama pergi
Aku tak pernah lebih dalam menatapnya
Selain sebagai bulan abu yang menggantung di langit padam
Setiap kali bertemu
Waktu segera mengetuk pintu pagi
Dari banyak nasihat
Aku sering menyimak kisah
Betapa malam selalu sibuk memungut kesedihan
Kala bulan bulat sempurna
Ada rindu yang merintih
Bertajuk keabuan cahaya
Suasana yang remang dingin
Membawa bulan berkaca
Pada embun yang sebentar lagi kering
Karena jutaan hati tak pernah bermusim semi
—–
Jatiwangi 2020