TALUN, fajarsatu – Sejumlah lokasi wisata di Cirebon harus mengorbankan dan menjadi korban dari dampak secara langsung adanya pandemi Covid-19 ini. Seperti yang dirasakan oleh pengelola wisata tubing atau arum jeram yang berada di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Kerap kali memanfaatkan aliran Sungai Cipager dalam setiap kegiatan wisata tubing, kondisi saat ini diperparah juga debit air di sungai tersebut mengalami penurunan meskipun saat ini pemerintah sudah memperbolehkan pembukaan lokasi wisata meskipun harus tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Dari awal adanya pandemi kita tutup sementara, dan jujur aja sekarang kita gak bisa berbuat apa-apa meskipun pemerintah sudah memperbolehkan tempat wisata untuk buka. Tapi kami tetap gak bisa buka lokasi wisata ini karena debit air sungainya juga lagi turun,” kata Admin dan Korlap Wisata Air Tubing Kubang, Oscar Pelani kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).
Meskipun dalam kondisi demikian, sambung Oscar, tidak akan berhenti bagi dirinya untuk membuat sebuah inovasi baru dalam kegiatan wisata air ini.
“Dengan kondisi debit air yang turun membuat kegiatan harus berhenti sementara, tapi kita gak akan berhenti untuk terus bikin inovasi baru jadi pas nanti buka ada suasana baru yang bisa dinikmati oleh pengunjung,” ujar Oscar.
Sebelum adanya Pandemi, menurut Oscar, pengunjung wisata Tubing Kubang setiap akhir pekan bisa mencapai kurang lebih 150 orang.
“Karena kita buka setiap weekend aja, pengunjung bisa sampai 150 orang. Kadang-kadang Sabtu ada 70 orang dan Minggu bisa mencapai 80 orang,” bebernya.
Hari-hari biasa, kata Oscar, banyak yang meminta untuk wisata air ini, namun pengkondisian crewnya ada yang sibuk kerja atau kuliah.
“Kita buka hanya di akhir pekan saja, soalnya butuh crew banyak. Jadi anak-anak bisanya Sabtu dan Minggu, soalnya yang mengelola Tubing seluruhnya anak muda,” kata Oscar.
Dalam kegiatan olahraga sekaligus menikmati aliran sungai cipager ini pengunjung bisa langsung memesan di nomor 0822-1903-2071 dengan harga Rp. 40 ribu/orang.
“Dengan angka segitu pengunjung susah diberikan hasil jepretan dokumentasi dari kegiatan tubing,” ujar Oscar. (dave)