KEDAWUNG, fajarsatu – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga melakukan sosialisasi hasil-hasil perundingan Indonesia-European Free Trade Association (EFTA) Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) kepada para pengusaha di Cirebon yang berlangsung di Hotel Patra Jasa, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/9/2021).
Jerry mengatakan, Kementerian Perdagangan mendorong pengusaha Cirebon dan sekitarnya memanfaatkan momentum emas perjanjian dagang antara Indonesia dengan Eropa dalam IE-CEPA.
Salah satu keuntungan dari perjanjian tersebut adalah, kata Jerry, tidak ada biaya ekspor ke negara EFTA yakni Liechtenstein, Norwegia, Islandia, dan Swiss atau nol.
“Manfaatnya ada banyak. Diantaranya adalah IE-CEPA itu adalah soal pos tarif, tarif bea masuk ke negara-negara EFTA seperti Liechtenstein, Norwegia, Islandia, dan Swiss, kurang lebih hampir mencapai 8.000 produk barang-barang dari kita ekspor ke sana itu tarifnya nol,” katanya.
Manfaat lainnya adalah, sebagai pintu masuk untuk meningkatkan akses pasar perdagangan barang, jasa, dan investasi Indonesia, karena EFTA memiliki jaringan kerja sama FTA/CEPA yang paling luas di dunia termasuk dengan Uni Eropa.
“Tentu hal itu merupakan kemudahan dan efisiensi dari segi pembiayaan serta kelebihan yang didapat untuk para pengusaha di Indonesia pada umunya dan Cirebon,” ujar Jerry.
Di tempat yang sama, Anggota DPR RI Komisi VI Herman Khaeron mengatakan, kekuatan perjanjian IE-CEPA sangat luar biasa dampaknya bagi dunia usaha di Indonesia juga memberikan motivasi bagi pelaku usaha untuk menembus pasar global.
“EFTA merupakan pasar yang mempunyai daya beli (purchasing power) tinggi dan penanaman modal asing yang besar, namun belum dimanfaatkan dengan maksimal,” kata Herman.
Menurutnya, IE-CEPA merupakan wujud dari agresifititas Kementerian Perdagangan untuk melakukan negosiasi atau kerjasama perdagangan skala internasional.
“Ketika IE-CEPA disetujui, ini bukan hanya perjanjian ekonomi tetapi menjadi pintu masuk ke Eropa. Sehingga, anak negeri bisa merambah benua Eropa dengan produk-produk unggulannya,” pungkasnya. (irgun)